Jangan Paksa Tubuh Olahraga saat Sakit, Bisa Alami Kerusakan Otot hingga Ginjal

Niko Prayoga
Memaksakan olahraga saat tubuh sedang sakit bukan langkah tepat untuk mempercepat penyembuhan. (Foto: Ilustrasi AI)

Kerusakan Otot

Salah satu risiko yang disoroti dr Tirta adalah rhabdomyolysis, yakni kondisi ketika jaringan otot mengalami kerusakan akibat tekanan fisik yang sangat berat.

Dia memberikan contoh seseorang yang sedang demam, hanya tidur selama dua jam, tetapi tetap memaksakan diri mengikuti half marathon. Kombinasi sakit, kurang tidur, dan aktivitas fisik berat tersebut dapat meningkatkan risiko masalah serius.

"Contoh, ada orang demam, terus tidurnya cuma dua jam, lalu dia nekat half marathon di pagi. Dia akan kena dua penyakit itu, bisa riskan rhabdomyolysis sama acute kidney injury," ujarnya.

dr Tirta menjelaskan, dalam kondisi tubuh mengalami tekanan berat dan cadangan energi tidak mencukupi, tubuh dapat menggunakan jaringan otot sebagai sumber energi. Kerusakan sel otot yang terjadi kemudian dapat menyebabkan rhabdomyolysis.

"Rhabdomyolysis tuh ketika seseorang dalam kondisi pressure kuat, tubuh udah kehilangan cadangan energi, glikogen habis, fat habis, yang dipecah tuh adalah massa otot. Nah, massa otot kalau dipecah munculnya jadi sel otot yang pecah, jadinya rhabdomyolysis," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 hari lalu

Studi Terbaru Ungkap Kreatin Bisa Tambah Lean Tissue meski Tanpa Olahraga

7 hari lalu

Ngoyo Olahraga Sampai Larut Malam, Awas Bisa Ganggu Recovery Tubuh

8 hari lalu

Sering Gym Tengah Malam, Dokter Ingatkan Dampaknya bagi Tubuh

18 hari lalu

Guruh Soekarnoputra Masih Dirawat Intensif, Didi Mahardika Terus Kirim Doa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal