Jangan Tunggu Tua, Massa Otot Mulai Menurun sejak Usia 20-an

Niko Prayoga
Sarkopenia atau penurunan masa otot sudah mulai berlangsung secara perlahan sejak seseorang memasuki usia 20-an.

JAKARTA, iNews.id – Banyak orang menganggap penurunan massa otot hanya terjadi ketika memasuki usia lanjut. Padahal, kondisi yang dikenal sebagai sarkopenia ternyata sudah mulai berlangsung secara perlahan sejak seseorang memasuki usia 20-an.

Sarkopenia merupakan kondisi ketika tubuh mengalami penurunan massa, kekuatan, dan fungsi otot secara bertahap. Meski prosesnya berjalan lambat, kondisi ini dapat berdampak pada kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari saat memasuki usia tua.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, mengungkapkan penyusutan otot sering kali tidak disadari oleh masyarakat usia produktif karena tidak langsung menimbulkan keluhan.

Berdasarkan studi pencitraan menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) terhadap orang berusia 18 hingga 88 tahun, proporsi otot tubuh manusia tercatat mulai mengalami penurunan secara gradual sejak usia muda.

Namun, dr Cecep menyebut kondisi tersebut bukan berarti tidak bisa dicegah. Bahkan, penelitian menunjukkan kemampuan otot masih dapat ditingkatkan meski seseorang sudah memasuki usia sangat lanjut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Makan Telur Setelah Olahraga Bisa Bantu Bangun Otot, Benarkah?

2 bulan lalu

Otot Menyusut Jadi Awal Tubuh Cepat Menua, Ini 10 Cara Mencegahnya

4 bulan lalu

Latihan Otot Kaki Bisa Bakar Banyak Kalori dan Picu Hormon Penting, Begini Kata Dokter

4 tahun lalu

8 Alat Fitnes Untuk Mengecilkan Perut di Rumah, Semuanya Gampang Digunakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal