Jangan Tunggu Tua, Massa Otot Mulai Menurun sejak Usia 20-an

Niko Prayoga
Sarkopenia atau penurunan masa otot sudah mulai berlangsung secara perlahan sejak seseorang memasuki usia 20-an.

Gerakan tersebut dinilai membantu menjaga kemampuan tubuh dalam melakukan aktivitas sederhana, mulai dari bangun dari kursi hingga membawa barang belanjaan. Asupan protein yang cukup juga diperlukan karena menjadi bahan baku pemulihan dan pembentukan otot.

"Prioritasin gerakan fungsional squat, angkat, dorong, tarik. Ini yang nyambung ke aktivitas harian (bangun dari kursi, angkat belanjaan), bukan cuma otot yang keliatan doang. Cukupin protein harian, ini bahan baku pemulihan dan pembentukan ototnya," katanya.

Meski latihan beban aman untuk banyak orang, dr Cecep mengingatkan sejumlah kelompok perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai latihan.

Kelompok tersebut antara lain orang dengan riwayat penyakit jantung, tekanan darah tidak terkontrol, osteoporosis, nyeri sendi tajam yang menetap, maupun mereka yang baru menjalani pemulihan setelah cedera atau operasi.

"Kalau ada nyeri sendi yang tajam/menetap (bukan pegal biasa), riwayat penyakit jantung atau tekanan darah gak terkontrol, osteoporosis, atau abis cedera/operasi konsultasi dulu ke dokter sebelum mulai program latihan beban," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Makan Telur Setelah Olahraga Bisa Bantu Bangun Otot, Benarkah?

2 bulan lalu

Otot Menyusut Jadi Awal Tubuh Cepat Menua, Ini 10 Cara Mencegahnya

4 bulan lalu

Latihan Otot Kaki Bisa Bakar Banyak Kalori dan Picu Hormon Penting, Begini Kata Dokter

4 tahun lalu

8 Alat Fitnes Untuk Mengecilkan Perut di Rumah, Semuanya Gampang Digunakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal