Jangan Tunggu Tua, Massa Otot Mulai Menurun sejak Usia 20-an

Niko Prayoga
Sarkopenia atau penurunan masa otot sudah mulai berlangsung secara perlahan sejak seseorang memasuki usia 20-an.

"Ada penelitian yang ngelatih penghuni panti jompo, umur rata-ratanya 90 tahun. Delapan minggu, kekuatan angkatannya naik dari delapan kilo jadi 20 kilo. Hasilnya, dua orang berhenti pakai tongkat," katanya, dikutip Sabtu (25/7/2026).

Dalam penelitian tersebut, program latihan beban yang dilakukan tiga kali seminggu selama delapan minggu mampu meningkatkan kekuatan otot peserta lansia hingga rata-rata 174 persen. Latihan tersebut juga tidak memperburuk kondisi peserta yang memiliki riwayat radang sendi atau osteoarthritis.

Menurut dr Cecep, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa tubuh tetap memiliki kemampuan beradaptasi terhadap latihan fisik meski usia terus bertambah.

"Kalau umur 90 masih bisa, apalagi kita sekarang. Soalnya, proporsi otot kita turun pelan-pelan sejak umur 20-an. Namanya sarkopenia, gak akan kerasa sampai udah terlanjur susah dan nyeri-nyeri," ujarnya.

Dia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu munculnya keluhan fisik untuk mulai menjaga kekuatan otot. Latihan beban, menurutnya, bukan hanya bertujuan membentuk tubuh, tetapi juga menjaga kemampuan seseorang tetap mandiri di masa tua.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Makan Telur Setelah Olahraga Bisa Bantu Bangun Otot, Benarkah?

2 bulan lalu

Otot Menyusut Jadi Awal Tubuh Cepat Menua, Ini 10 Cara Mencegahnya

4 bulan lalu

Latihan Otot Kaki Bisa Bakar Banyak Kalori dan Picu Hormon Penting, Begini Kata Dokter

4 tahun lalu

8 Alat Fitnes Untuk Mengecilkan Perut di Rumah, Semuanya Gampang Digunakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal