Kasus TBC di Indonesia Turun dalam 2 Tahun Terakhir, Menkes Tetap Ingatkan Bahaya Penularan

Mei Sada Sirait
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan estimasi insiden tuberkulosis (TBC) di Indonesia mulai menunjukkan tren penurunan dalam dua tahun terakhir. (Foto: Ilustrasi AI)

Kemenkes Perluas Skrining hingga 10.000 Puskesmas

Untuk mempercepat penemuan kasus, Kementerian Kesehatan berencana memperluas penggunaan peralatan skrining TBC, termasuk portable X-ray dan mobile X-ray.

Budi menyebut pemerintah saat ini telah memiliki sekitar 400 hingga 500 unit peralatan tersebut. Jumlahnya akan ditambah secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

Pemerintah juga berencana mendistribusikan alat pemeriksaan molekuler ke 10.000 puskesmas. Alat ini dapat membantu mendeteksi bakteri penyebab TBC melalui pemeriksaan sampel dahak pasien yang dicurigai terinfeksi.

Dengan memperluas akses pemeriksaan, pemerintah berharap diagnosis dapat dilakukan lebih cepat sehingga pasien segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain itu, Kemenkes menjalankan terapi pencegahan TBC bagi orang-orang yang berisiko terinfeksi, termasuk anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko penularan di lingkungan rumah sekaligus menekan angka kejadian TBC di Indonesia.

Meski estimasi insiden TBC mulai menunjukkan penurunan, upaya menemukan kasus secara aktif, memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, dan melindungi orang-orang yang berisiko tetap menjadi bagian penting dalam pengendalian penyakit tersebut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kemenkes Kirim 500.000 Masker hingga Tambah Obat ISPA ke Wilayah Terdampak Karhutla

5 hari lalu

Asap Karhutla Memburuk, Menkes Minta Warga di Rumah Saja!

6 hari lalu

Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Begini Kata Menkes

11 hari lalu

Menlu Ungkap Alasan RI Ajukan Menkes Budi Gunadi Jadi Calon Dirjen WHO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal