Kemenkes Ungkap Dampak Bunuh Diri, 1 Kasus Pengaruhi 30 Orang di Sekitar

Niko Prayoga
Kemenkes mengungkap dampak bunuh diri tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga sedikitnya 30 orang di lingkungan sekitarnya. (Foto: Ilustrasi AI)

Catatan Redaksi: Berita ini memuat informasi mengenai bunuh diri dan disajikan untuk kepentingan publik, khususnya untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan dan kesehatan mental. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan berat, memiliki pikiran untuk menyakiti diri atau bunuh diri, segera cari bantuan dari orang yang dipercaya atau tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, atau menghubungi Call Center 119 ekstensi 8. 

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap dampak bunuh diri tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga sedikitnya 30 orang di lingkungan sekitarnya. Mereka dapat mencakup keluarga, sahabat hingga petugas yang memberikan pertolongan.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes, dr Imran Pambudi, mengatakan dampak tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya membangun lingkungan yang lebih aman dan mendukung kesehatan jiwa.

Menurutnya, setiap kasus bunuh diri dapat meninggalkan dampak emosional yang mendalam bagi orang-orang yang berada di sekitar korban. Karena itu, persoalan bunuh diri perlu dipandang dengan pendekatan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan.

Kemenkes juga menyoroti tren kasus bunuh diri yang terus meningkat. Berdasarkan data kepolisian yang dipaparkan dr. Imran, tercatat 1.332 kasus pada 2023, kemudian meningkat menjadi 1.403 kasus pada 2024 dan mencapai 1.503 kasus pada 2025.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 jam lalu

Angka Bunuh Diri di Indonesia Terus Naik, Kemenkes Minta Jangan Menghakimi Korban

20 jam lalu

Kronologi Mayat Pria Ditemukan di GBK, Bermula dari Sinyal SOS

4 hari lalu

3 Tanda Orang Alami Gangguan Jiwa, Waspada jika Berlangsung Lebih dari 2 Minggu

5 hari lalu

Kemenkes Ungkap 34.961 Anak dan Remaja Terindikasi Depresi, Kenali Gejalanya

5 hari lalu

Kasus Gangguan Jiwa Anak dan Remaja di Indoensia 1,6 Kali Lebih Tinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal