Namun, angka tersebut diperkirakan belum menggambarkan seluruh kasus yang terjadi. Berdasarkan estimasi Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) pada 2023, jumlah kasus bunuh diri di Indonesia diperkirakan mencapai 5.236 kasus.
"Dan saya yakin sebetulnya ada kasus-kasus bunuh diri yang tidak dilaporkan. Nah, ini baru yang tercatat yang sudah terjadi. Belum yang percobaan bunuh diri tapi gak jadi meninggal. Itu juga cukup banyak dan kasus-kasus seperti ini seringkali ditutupi, mereka gak melaporkan," kata dr Imran, dalam agenda Temu Media di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (9/9/2026), dalam memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang jatuh pada 10 September 2026..
Di tengah kondisi tersebut, Kemenkes mendorong perubahan narasi dan perspektif masyarakat terhadap bunuh diri. Upaya ini sejalan dengan tema global pencegahan bunuh diri 2024–2026, yakni Changing the Narrative on Suicide.
"Jadi tema global untuk tahun 2024 sampai 2026 ini adalah Changing the Narrative on Suicide. Jadi kita perlu mengubah narasi tentang bunuh diri. Narasi ini kan tergantung dari POV-nya, seringkali kita berpikiran orang yang mencoba bunuh diri itu adalah orang yang tidak bersyukur, ini kan juga berbeda. Jadi kita perlu mengubah narasinya tentang bunuh diri," ujar dr Imran.