Ketindihan saat Tidur Apa Ulah Roh Jahat? Ini Penjelasan Medis

Niko Prayoga
Fenomena erep-erep atau ketindihan saat tidur masih kerap dikaitkan dengan hal mistis. (Foto: Ilustrasi/AI)

"Pas tidur masuk fase REM (fase kita paling sering mimpi), otak sengaja matiin otot rangka kita biar mimpi gak diperagain beneran. Nah kadang kesadaran udah bangun duluan, tapi ototnya masih ketahan. Sadar penuh, tapi gak bisa gerak," katanya.

Kenapa Dada Terasa seperti Ditindih?

Salah satu sensasi yang paling sering muncul saat ketindihan adalah dada terasa berat atau seperti mendapatkan tekanan. Kondisi tersebut juga dapat dijelaskan secara fisiologis.

"Rasa ketekan di dada juga ada penjelasannya: otot dinding dada ikut ketahan, jadi nafas terasa dangkal dan berat. Tapi mata sama diafragma gak ikut lumpuh, makanya kita masih bisa buka mata dan nafas tetep jalan," tambah dr Cecep.

Menurutnya, fenomena sleep paralysis sebenarnya tidak hanya terjadi di Indonesia. Berbagai masyarakat di dunia memiliki istilah dan interpretasi berbeda terhadap pengalaman yang serupa.

"Dan ini bukan cuma di sini loh. Jepang nyebutnya kanashibari, Hongkong punya istilah sendiri, Eropa nyebut old hag. Polanya sama semua," jelas dia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Sering Dilakukan Sebelum Tidur, Ingat Kebiasaan Ini Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Impotensi

2 hari lalu

Waspada! 4 Kebiasaan Sebelum Tidur Ini Diam-Diam Bisa Merusak Pembuluh Darah

4 hari lalu

Tidur 8 Jam tapi Bangun Tetap Lelah? Ini Penyebabnya

4 hari lalu

Fakta-Fakta Tidur Kemalaman dan Bangun Kesiangan, Jangan Anggap Sepele Ini Bahayanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal