Ketindihan saat Tidur Apa Ulah Roh Jahat? Ini Penjelasan Medis

Niko Prayoga
Fenomena erep-erep atau ketindihan saat tidur masih kerap dikaitkan dengan hal mistis. (Foto: Ilustrasi/AI)

Tidur Teratur Bisa Kurangi Risiko Ketindihan

Untuk mencegah sleep paralysis berulang, dr Cecep menyarankan masyarakat memperbaiki pola tidur atau sleep hygiene. Durasi dan jadwal tidur yang teratur menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Posisi tidur juga dapat menjadi pertimbangan. Dia menyarankan untuk mencoba tidur menyamping dan menghindari posisi telentang jika seseorang sering mengalami ketindihan.

"Coba tidur miring, jangan telentang. Ini yang paling banyak dilaporin ngebantu buat nyegah. Tidur teratur, jangan sampe kurang tidur. Ketindihan makin sering muncul kalau jam tidur kita berantakan," pungkas dr Cecep.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Sering Dilakukan Sebelum Tidur, Ingat Kebiasaan Ini Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Impotensi

2 hari lalu

Waspada! 4 Kebiasaan Sebelum Tidur Ini Diam-Diam Bisa Merusak Pembuluh Darah

4 hari lalu

Tidur 8 Jam tapi Bangun Tetap Lelah? Ini Penyebabnya

4 hari lalu

Fakta-Fakta Tidur Kemalaman dan Bangun Kesiangan, Jangan Anggap Sepele Ini Bahayanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal