Nikotin Bikin Ketergantungan, Benarkah Jadi Penyebab Utama Kanker? Begini Kata Ahli

Dani M Dahwilani
Bikin ketergantungan, Nikotin kerap dianggap sebagai penyebab utama kanker akibat kebiasaan merokok. (Foto: Ilustrasi/AI)

Pemahaman mengenai karakteristik dan profil risiko berbagai produk berbasis nikotin juga dinilai perlu diperkuat melalui penelitian. Kajian dari lembaga penelitian dan perguruan tinggi di Indonesia dapat membantu memperkaya bukti ilmiah sekaligus memberikan gambaran yang lebih relevan dengan kondisi dan pola penggunaan di dalam negeri.

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo mengatakan perbedaan karakteristik setiap produk perlu dilihat berdasarkan bukti ilmiah. Dia menilai produk berbasis nikotin tidak tepat jika seluruhnya digeneralisasi memiliki karakteristik dan profil risiko yang sama.

"Produk tembakau alternatif memiliki karakteristik yang berbeda dari rokok, maka menyamakannya justru tidak proporsional. Jadi perbedaan yang dilihat itu ada atau tidaknya proses pembakaran, misalnya. Kemudian jenis emisi atau aerosol yang dihasilkan, kandungan produk, pola konsumsi, potensi paparan terhadap orang lain, kemudian pola konsumsi di masyarakat. Ini semua basisnya sains," ujarnya.

Menurut Ariyo, semakin banyak data dan kajian ilmiah yang tersedia akan membantu membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai karakteristik, profil paparan, dan risiko produk tembakau alternatif. "Kebijakan harus bertumpu pada data, kajian ilmiah, dan evaluasi berkala," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
31 hari lalu

Sulit Lepas, Pendekatan Ilmiah Bantu Perokok Dewasa Berhenti Merokok

31 hari lalu

Tak Hanya Ancam Paru-Paru, Kemenkes Ungkap Merokok Rusak Gigi dan Rongga Mulut

1 bulan lalu

Jadi Tantangan Kesehatan, Dunia Butuh Langkah Konkret Atasi Dampak Merokok

2 bulan lalu

5 Fakta Mengapa Banyak Orang Gagal Berhenti Merokok, Nomor 3 karena Zat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal