Tak Semua Ultra-Processed Food Harus Dihindari, Ini Penjelasan Ahli

Muhammad Sukardi
Ilustrasi makan makanan yang termasuk UPF. (Foto: Ilustrasi AI)

"Penilaian pangan tidak bisa hanya dilihat dari tingkat pengolahannya. Yang lebih penting adalah kandungan zat gizi, keamanan, serta bagaimana pangan tersebut dikonsumsi dalam pola makan yang seimbang," jelasnya.

Di sisi lain, bukan berarti masyarakat dapat mengabaikan kandungan pangan hanya karena tidak semua UPF memiliki karakteristik yang sama. Kandungan gula, garam, lemak jenuh, protein, vitamin, dan mineral tetap perlu diperhatikan.

Jumlah dan frekuensi konsumsi juga menjadi bagian penting. Produk dengan kandungan gula, garam, atau lemak jenuh tinggi yang dikonsumsi secara berlebihan tentu memiliki pertimbangan yang berbeda dengan pangan yang diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi tertentu.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak hanya bertanya apakah suatu produk termasuk ultra-processed food atau bukan. Informasi mengenai kandungan gizi, komposisi, tujuan pengolahan, keamanan, serta jumlah konsumsi juga perlu diperhatikan.

Jangan Hanya Melihat Label Ultra-Processed

Untuk pangan olahan terkemas, konsumen dapat menerapkan prinsip Cek KLIK dari BPOM, yakni mengecek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. Informasi komposisi dan nilai gizi pada label dapat membantu masyarakat memahami kandungan produk sebelum mengonsumsinya.

Pada akhirnya, semakin sedikit diproses tidak otomatis berarti semakin sehat. Sebaliknya, semakin banyak diproses juga tidak otomatis membuat suatu pangan menjadi buruk.

Kualitas pangan perlu dilihat berdasarkan berbagai aspek, mulai dari proses dan tujuan pengolahan, kandungan gizi, keamanan, formulasi, hingga jumlah dan frekuensi konsumsi dalam pola makan sehari-hari.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
11 hari lalu

Terbongkar! Puluhan Merek Beras Bervitamin Diduga Palsu, Kandungan Gizi Tak Sesuai Label

1 bulan lalu

Cuma 43% Balita Indonesia Dapat MPASI Beragam, Ahli Gizi Buka Suara!

1 bulan lalu

Punya Budget Terbatas? Ahli Gizi Ungkap Cara Tetap Penuhi Nutrisi Keluarga

2 bulan lalu

Hari Anak Nasional 2026, Edukasi Gizi di Kupang Libatkan 1.000 Orang Tua dan Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal