Teknologi tersebut dapat menjadi penting bagi kelompok usia atau kelompok dengan kebutuhan nutrisi tertentu. Pangan dengan formulasi khusus, misalnya, dapat dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bayi serta anak usia dini.
Kelompok lain dengan kebutuhan gizi tertentu juga dapat memperoleh manfaat dari pangan yang diformulasikan sesuai kebutuhan mereka.
Karena itu, pangan yang melewati sejumlah tahapan pengolahan tidak selalu memiliki karakteristik dan tujuan konsumsi yang sama. Ada produk yang diproses terutama untuk meningkatkan keamanan dan daya simpan, sementara produk lain dapat diformulasikan dengan kandungan zat gizi tertentu.
Produk susu menjadi salah satu contoh. Susu UHT diproses menggunakan suhu tinggi dalam waktu singkat untuk meningkatkan keamanan dan memperpanjang masa simpan. Sementara itu, yoghurt melalui proses fermentasi dan produk susu tertentu dapat diperkaya dengan vitamin dan mineral melalui fortifikasi.
Pakar gizi masyarakat IPB University Prof. Ali Khomsan mengatakan, masyarakat perlu melihat kualitas pangan secara menyeluruh.