Tar Miliki Zat Berbahaya, Solusi Alternatif Ini Kurangi Risiko Penyakit akibat Rokok

Vien Dimyati
Mencegah kebiasaan merokok (Foto: The journal.ie)

JAKARTA, iNews.id - Menghentikan kebiasaan merokok memang sangat sulit dilakukan. Memang harus ada alternatif lain untuk mengurangi kebiasaan merokok. Sebab, kandungan tar yang ada pada rokok sangat berbahaya bagi kesehatan.

Produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, maupun snus dan kantong nikotin, telah terbukti secara kajian ilmiah memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah daripada rokok. Dengan fakta tersebut, produk tembakau alternatif kini menjadi solusi untuk menurunkan prevalensi merokok. 

Pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Padjadjaran, Ardini Raksanagara menjelaskan, produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih rendah daripada rokok karena tidak ada proses pembakaran dalam penggunaannya, berbanding terbalik dengan rokok.

“Jadi ketika rokok dibakar, maka menghasilkan TAR, yang terdiri dari banyak zat kimia berbahaya yang berpengaruh terhadap sistem tubuh manusia,” kata Ardini, melalui keterangan tertulisnya dikutip Rabu (19/5/2021).

Dia menjelaskan, bukti produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih rendah daripada rokok salah satunya sudah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP). Dalam kajian dengan judul “Pengurangan Bahaya Tembakau dan Studi Potensi Genotosik melalui Perhitungan Frekuensi Mikronukleus pada Apusan Sel Mukosa Bukal”. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
4 hari lalu

BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya

1 bulan lalu

BPS Catat RI Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Makanan-Minuman dan Tembakau

2 bulan lalu

Sudah Pasang Ring Jantung, Tio Pakusadewo Tak Kapok Merokok

3 bulan lalu

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal