Terapi Sel Imun Jadi Harapan Baru Lawan Kanker, Begini Cara Kerjanya

Muhammad Sukardi
Ilustrasi peneliti meneliti sel manusia. (Foto: Ilustrasi AI)

Di dalam tubuh, sel CAR-T diharapkan dapat menemukan sel kanker yang memiliki target tersebut, kemudian menyerangnya.

Presiden Direktur PT Bifarma Adiluhung - Regenic Stem Cell, dr. Sandy Qlintang. (Foto: Muhammad Sukardi)

"Jadi, sel imun pasien diprogram ulang agar lebih mampu memburu target kanker tertentu," kata Presiden Direktur PT Bifarma Adiluhung - Regenic Stem Cell, dr. Sandy Qlintang, dalam acara Dr. Boenjamin Setiawan Distinguished Lecture Series (DBSDLS) 2026 di Jakarta, Sabtu (29/8/2026). 

Karena menggunakan sel hidup yang telah dimodifikasi untuk melawan penyakit, terapi ini bahkan kerap digambarkan sebagai 'living drug' atau obat hidup.

Dijelaskan dr Sandy, terapi sel imun bukan lagi sebatas penelitian di laboratorium. Ya, di Amerika Serikat, FDA telah menyetujui sejumlah terapi CAR-T untuk kanker darah tertentu, termasuk beberapa jenis leukemia, limfoma, dan multiple myeloma.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa terapi berbasis sel telah bergerak dari ranah eksperimental menuju bagian dari pengobatan modern untuk penyakit tertentu.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 jam lalu

CRISPR Bukan Lagi Sekadar Eksperimen, Teknologi Edit Gen Kini Masuk Dunia Pengobatan

4 hari lalu

Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

4 hari lalu

Indonesia Kejar Pengembangan Teknologi Terapi Sel

2 hari lalu

Apa Itu Haemolytic Anaemia, Penyakit Raja Norwegia Harald V sebelum Wafat?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal