Terapi Sel Imun Jadi Harapan Baru Lawan Kanker, Begini Cara Kerjanya

Muhammad Sukardi
Ilustrasi peneliti meneliti sel manusia. (Foto: Ilustrasi AI)

Karena itu, pendekatan satu terapi untuk semua semakin ditinggalkan ketika tersedia pilihan yang memungkinkan pengobatan disesuaikan dengan karakteristik penyakit pasien.

Pengembangan data genomik juga berperan dalam proses tersebut. Pemerintah Indonesia melalui Biomedical and Genome Science Initiative (BGSI) tengah membangun basis data genomik populasi yang diharapkan dapat mendukung perkembangan kedokteran presisi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia perlu mempersiapkan diri menghadapi perkembangan bioteknologi baru yang bersumber dari pemahaman terhadap DNA.

"Kalbe berada di garis terdepan (frontier) dari transformasi ini, dan tugas utama saya sebagai Menteri Kesehatan adalah memfasilitasi sektor industri agar siap menyambut gelombang bioteknologi baru, yang bersumber dari penemuan elemen fundamental kehidupan, yakni DNA," kata Menkes.

Menurut Menkes Budi, Indonesia telah memiliki dua basis data tingkat populasi yang mencakup sekitar 280 juta jiwa. Melalui BGSI yang diinisiasi pada 2022, pemerintah membangun basis data tingkat populasi ketiga, yakni basis data genomik.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 jam lalu

CRISPR Bukan Lagi Sekadar Eksperimen, Teknologi Edit Gen Kini Masuk Dunia Pengobatan

4 hari lalu

Pemerintah Tak Ingin Terapi Sel Hanya Bisa Diakses Orang Kaya

4 hari lalu

Indonesia Kejar Pengembangan Teknologi Terapi Sel

2 hari lalu

Apa Itu Haemolytic Anaemia, Penyakit Raja Norwegia Harald V sebelum Wafat?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal