Tidak Susah, Begini Cara Mengurangi Kolesterol dan Hipertensi 

kevi laras
Ilustrasi makan senat. (Foto: Istimewa)

1. Cek kolesterol secara rutin

Bukan hanya asupan yang dijaga, ternyata rutin mengecek kesehatan, seperti kolesterol dibutuhkan. Hal ini juga disarankan oleh CDC untuk rutin mengecek, setidaknya sekali setiap 4 hingga 6 tahun jika tidak memiliki penyakit jantung. 

2. Makan sayur dan buah

Mengonsumsi buah dan sayur bertujuan menjaga kesehatan dan kolesterol tetap normal. The Heart Foundation merekomendasikan agar mengikuti pola makan jantung sehat, yang berarti makan berbagai macam makanan segar (buah dan sayur) dan tidak diproses.

"Cara makan ini juga secara alami tinggi serat, yang merupakan kabar baik karena asupan serat makanan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah," keterangan dalam website Better health

Salah satunya sayur wortel yang direkomendasikan. Melansir Hindustan Times, wortel yang mengandung serat laut dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh. 

3. Olahraga 

Olahraga bisa mengurangi kadar Lemak dalam tubuh.

Bagi kamu yang rajin olahraga, perlu merasa senang karena itu penawar hampir semua penyakit, termasuk menjaga kadar kolesterol. Dengan ativitas fisik sedang dapat membantu meningkatkan kolesterol high-density lipoprotein (HDL), kolesterol baik. Hal ini bisa dikonsultasikan dengan dokter anda, baiknya lakukan olahraga setidaknya 30 menit, lima kali seminggu atau aktivitas aerobik yang kuat selama 20 menit tiga kali seminggu.

Demi mencegah pertumbuhan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan kolesterol, belum lama ini Ajinomoto melalui Horeka (Hotel, Restoran, Katering) Departemen melaksanakan seminar "Modern Cooking" di Poltekpar NHI Bandung. Seminar dihadiri oleh para mahasiswa/i Poltekpar NHI Bandung merupakan upaya dalam mendukung para calon chef dan pengusaha kuliner dalam menciptakan aneka kreasi makanan lezat dan sehat, namun tetap bisa menguntungkan, serta memberikan fakta informatif dan manfaat bumbu umami seperti Monosodium Glutamat (MSG).

Pelatihan para salon chef tentang pola makan sehat. (Foto: istimewa)

Dikatakan Katarina Larasati para calon chef seharusnya sudah mulai mempertimbangkan penerapan pembatasan gula, garam dan lemak untuk trend kuliner yang lebih aman bagi kesehatan dengan tetap mempertahankan unsur kelezatan dalam kreasi menu makanannya.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
7 hari lalu

Diam-Diam Gerogoti Tubuh, 3 Penyakit Ini Bisa Bikin Stroke hingga Gagal Ginjal

14 hari lalu

Cek kesehatan Gratis: 4,9 Juta Orang Indonesia Terdeteksi Alami Hipertensi 

14 hari lalu

2,2 Juta Anak Indonesia Terdeteksi Alami Peningkatan Tekanan Darah

17 hari lalu

Bongkar Mitos MSG: Bukan Bikin Bodoh, tapi Bisa Tingkatkan Hipertensi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal