Tidur 8 Jam tapi Bangun Tetap Lelah? Ini Penyebabnya

Niko Prayoga
Jika tetap merasa lelah meski sudah tidur cukup, salah satu penyebabnya bisa berupa micro-arousal. (Foto: Ilustrasi AI)

Micro-arousal Bisa Ganggu Pemulihan Tubuh

Meski berlangsung singkat, micro-arousal yang terjadi berulang kali dapat memengaruhi kualitas tidur. Kondisi tersebut dapat membuat sistem saraf tidak berada dalam kondisi pemulihan yang stabil sepanjang malam.

"Akibatnya, meskipun durasi tidur lo udah 8 jam, sistem saraf tidak sempat berada dalam mode pemulihan yang stabil," kata dr Adam.

Pada dasarnya, micro-arousal dalam jumlah tertentu merupakan bagian dari proses tidur normal. Fenomena ini tidak selalu berarti seseorang mengalami gangguan tidur.

Namun, jika terjadi terlalu sering, terutama ketika seseorang mengalami stres, micro-arousal dapat membuat tidur menjadi kurang berkualitas. Akibatnya, tubuh bisa terasa lelah ketika bangun meskipun waktu tidur sudah mencapai delapan jam.

"Sebenernya dalam jumlah yang wajar, micro-arousal justru bagian dari tidur yang normal karena membantu pembentukan memori. Tapi kalo terlalu sering, apalagi disertai dengan kondisi stres, itu bisa bikin lo ngerasa kelelahan di pagi hari," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
21 hari lalu

Terungkap! Ternyata Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kamu Tidur

21 hari lalu

Tidur Cuma Sebentar Setiap Hari? Dokter Ungkap Dampaknya bagi Otak

1 bulan lalu

Jangan Cuma Hitung Durasi Tidur, Jam Bangun Tak Kalah Penting

1 bulan lalu

Bangun Kesiangan Bukan Cuma Bikin Ngantuk, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal