Viral Gen Z Kena Stroke gegara Suka Memendam Stress, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Viral Gen Z kena stroke gegara stress tapi dipendam sendirian. (Foto: Instagram)

Jika Anda saat ini sedang kewalahan dengan segala beban di pikiran, hingga menyebabkan kurang tidur, nafsu makan menurun, semangat hidup berkurang, maka disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Atau setidaknya menumpahkan beban itu, jangan dipendam sendirian. 

Sebab, penelitian membuktikan bahwa individu yang mengalami stres psikologis berkepanjangan, menghadapi risiko stroke 22% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak stress. 

"Individu dengan kadar kortisol yang terus meningkat mengalami peradangan arteri, disfungsi endotel, dan percepatan aterosklerosis, yang mana semua itu berisiko menyebabkan stroke," ungkap laporan laman kesehatan tersebut.  

Hormon kortisol adalah hormon stres. Hormon ini ada di tubuh manusia untuk membantu tubh merespons stress, mengatur tekanan darah, metabolisme glukosa, dan mengurangi peradangan. Produksi kortisol yang tidak seimbang dapat menyebabkan masalah kesehatan termasuk stroke. 

Dijelaskan lebih lanjut, stres itu memicu serangkaian respons hormonal yang secara mendasar mengubah struktur dan fungsi sistem kardiovaskular manusia. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
10 bulan lalu

Penyebab Stroke Bukan Hanya dari Makanan, Stres Faktor Paling Berbahaya

12 bulan lalu

Cegah Serangan Stroke dengan Pemeriksaan DSA, Apa Itu?

1 tahun lalu

Sering Marah Memicu Stroke, Benarkah?

13 jam lalu

Heboh Wavi Zihan Kerasukan Makhluk Gaib di Film Rambut Sewu, Kisahnya Menegangkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal