Waspada! Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru dalam Jangka Panjang

Muhammad Sukardi
Podcast Holadok bersama Dokter Spesialis Paru Primaya Evasari Hospital dr Shinta Chairiah, Sp.P, M.M, AIFO-K. (Foto: Youtube)

"Jadi, silikosis itu akan terjadi jika pajanan dari abu vulkanik ini terjadi dalam waktu yang sangat lama, 5 sampai 10 tahun biasanya," kata dr Shinta.

Paparan Akut Juga Bisa Memicu Gangguan Pernapasan

Bukan hanya paparan bertahun-tahun yang perlu diperhatikan. Dalam kondisi paparan akut, abu vulkanik juga dapat mengiritasi saluran pernapasan dan membuat pertahanan paru terganggu.

Dokter Shinta menjelaskan, iritasi tersebut dapat membuat saluran pernapasan lebih mudah mengalami infeksi. Kondisi yang dapat muncul antara lain bronkitis hingga pneumonia.

"Kalau yang baru-baru ini, akut ya, pasti akan infeksi saja, karena dia mengiritasi. Iritasi, pertahanan jadi rusak, jadi bakteri, virus dan jamur apa pun yang harusnya bisa dikalahkan oleh imun kita yang ada di alveolus, itu dia nggak bisa mengalahkannya," jelasnya.

Menurut dia, bronkitis berkaitan dengan infeksi atau gangguan pada saluran pernapasan, sedangkan pneumonia terjadi ketika infeksi telah mencapai bagian paru yang lebih dalam.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 jam lalu

Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Kanker? Ini Faktanya!

11 jam lalu

Pencarian 5 Jurnalis Hilang kontak, Tim SAR Kejar Harapan di Tengah Abu Vulkanik Anak Krakatau

14 jam lalu

Bandara Wunopito Ditutup hingga 10 September Imbas Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

15 jam lalu

Berkendara di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Ini Harus Diperhatikan Pengendara Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal