Waspada! Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru dalam Jangka Panjang

Muhammad Sukardi
Podcast Holadok bersama Dokter Spesialis Paru Primaya Evasari Hospital dr Shinta Chairiah, Sp.P, M.M, AIFO-K. (Foto: Youtube)

Selain orang dengan komorbid, anak-anak dan lansia juga masuk dalam kelompok rentan. Untuk kelompok rentan, dr Shinta bahkan menyarankan agar aktivitas di luar rumah dikurangi jika kondisi memungkinkan.

"Kalau bisa nggak keluar rumah, mendingan nggak keluar rumah," ujarnya.

Dengan karakteristik partikel yang dapat berukuran sangat kecil dan berpotensi mencapai bagian terdalam paru, abu vulkanik memang perlu diwaspadai, terutama jika paparan terjadi berulang atau dalam waktu panjang.

Namun, bukan berarti setiap paparan abu vulkanik otomatis menyebabkan fibrosis atau silikosis. Risiko kerusakan jangka panjang berkaitan dengan tingkat dan durasi pajanan serta kondisi kesehatan masing-masing orang. Yang jelas, mengurangi paparan menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan paru.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 jam lalu

Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Kanker? Ini Faktanya!

11 jam lalu

Pencarian 5 Jurnalis Hilang kontak, Tim SAR Kejar Harapan di Tengah Abu Vulkanik Anak Krakatau

14 jam lalu

Bandara Wunopito Ditutup hingga 10 September Imbas Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

15 jam lalu

Berkendara di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Ini Harus Diperhatikan Pengendara Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal