Waspada! Abu Vulkanik dari Erupsi Gunung Anak Krakatau Terbukti Berbahaya bagi Kesehatan

Mei Sada Sirait
Ilustrasi pakai masker untuk mencegah paparan abu vulkanik imbas erupsi. (Foto: Ilustrasi AI)

Paparan abu juga dapat memperburuk kondisi orang yang sebelumnya sudah memiliki gangguan pernapasan, termasuk penderita asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Anak-anak dan lansia termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap dampak paparan abu vulkanik. Pada kondisi tertentu, paparan tersebut bahkan dapat meningkatkan risiko gangguan atau infeksi pada saluran pernapasan.

Bukan Sekadar Bikin Mata Pedih

Abu vulkanik juga dapat membahayakan mata. Sifat partikelnya yang keras dan abrasif membuat abu berpotensi menyebabkan iritasi ketika masuk ke mata.

Gejalanya dapat berupa mata merah, gatal, berair, nyeri, atau muncul sensasi seperti ada benda asing yang mengganjal di dalam mata.

Paparan yang lebih berat bahkan dapat menyebabkan abrasi kornea, yakni goresan pada permukaan kornea. Karena itu, mata sebaiknya tidak digosok ketika terkena abu vulkanik.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
6 jam lalu

Selain Soetta, Bandara Halim Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

6 jam lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sebagian Jakarta, Ini Suasana CFD Rasuna Said

6 jam lalu

Penumpang Menumpuk di Bandara Soetta, Penerbangan Dibatalkan karena Erupsi Anak Krakatau

7 jam lalu

Bandara Soetta Ditutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, 22.798 Penumpang Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal