Gejalanya antara lain batuk, mengi, sesak napas dan nyeri dada. Risiko tersebut terutama perlu menjadi perhatian bagi orang yang mengalami paparan debu vulkanik berulang dalam lingkungan dengan konsentrasi tinggi.
Saat terjadi hujan abu, langkah paling aman adalah mengurangi paparan sebanyak mungkin. Masyarakat sebaiknya berada di dalam ruangan dan menutup pintu, jendela, serta celah ventilasi untuk mencegah abu masuk ke dalam rumah.
Jika harus keluar rumah, gunakan masker yang dapat menyaring partikel dengan baik, seperti N95. Pelindung mata atau kacamata juga dapat digunakan untuk mencegah abu masuk ke mata.
Masyarakat juga perlu berhati-hati ketika membersihkan abu yang menumpuk di sekitar rumah. Jangan langsung menyapu abu dalam kondisi kering karena aktivitas tersebut dapat membuat partikel kembali beterbangan dan kemudian terhirup.
Abu sebaiknya dibasahi terlebih dahulu agar tidak mudah beterbangan saat dibersihkan.