Waspada! Abu Vulkanik dari Erupsi Gunung Anak Krakatau Terbukti Berbahaya bagi Kesehatan

Mei Sada Sirait
Ilustrasi pakai masker untuk mencegah paparan abu vulkanik imbas erupsi. (Foto: Ilustrasi AI)

Gejalanya antara lain batuk, mengi, sesak napas dan nyeri dada. Risiko tersebut terutama perlu menjadi perhatian bagi orang yang mengalami paparan debu vulkanik berulang dalam lingkungan dengan konsentrasi tinggi.

Cara Melindungi Diri dari Abu Vulkanik

Saat terjadi hujan abu, langkah paling aman adalah mengurangi paparan sebanyak mungkin. Masyarakat sebaiknya berada di dalam ruangan dan menutup pintu, jendela, serta celah ventilasi untuk mencegah abu masuk ke dalam rumah.

Jika harus keluar rumah, gunakan masker yang dapat menyaring partikel dengan baik, seperti N95. Pelindung mata atau kacamata juga dapat digunakan untuk mencegah abu masuk ke mata.

Masyarakat juga perlu berhati-hati ketika membersihkan abu yang menumpuk di sekitar rumah. Jangan langsung menyapu abu dalam kondisi kering karena aktivitas tersebut dapat membuat partikel kembali beterbangan dan kemudian terhirup.

Abu sebaiknya dibasahi terlebih dahulu agar tidak mudah beterbangan saat dibersihkan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
6 jam lalu

Selain Soetta, Bandara Halim Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

6 jam lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sebagian Jakarta, Ini Suasana CFD Rasuna Said

6 jam lalu

Penumpang Menumpuk di Bandara Soetta, Penerbangan Dibatalkan karena Erupsi Anak Krakatau

7 jam lalu

Bandara Soetta Ditutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, 22.798 Penumpang Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal