Benarkah Cuaca Panas Terik Belakangan Ini karena Embusan Napas Neraka? Berikut Haditsnya

Kastolani Marzuki
Cuaca panas terik belakangan ini melanda sejumlah wilayah di Indonesia. (foto: ist)

Dalam hadits lainnya disebutkan:
"Apabila panas sangat terik, maka tunggulah sampai panasnya menurun dan jangan salat dahulu, karena sesungguhnya panas yang memuncak itu merupakan embusan dari neraka Jahanam. Panasnya api neraka ini mencapai 70 kali lipat dari api di dunia.

Dari Abdullah ibnu Masud dan Abu Said Al-Khudri Radhiallahu Anhuma, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda:

"نَارُكُمْ هَذِهِ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا"

Artinya: Api kalian ini merupakan suatu bagian dari tujuh puluh bagian.

Dalam riwayat lain, Imam Ahmad mengatakan, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw telah bersabda:

"Tahukah kalian bagaimana perumpamaan api kalian ini bila dibandingkan dengan api neraka Jahanam. Sesungguhnya api neraka Jahanam itu lebih hitam asapnya daripada api kalian ini dengan tujuh puluh kali lipatnya".

Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah Saw telah bersabda: Api neraka dinyalakan selama 1.000 tahun hingga memerah, kemudian dinyalakan lagi selama 1.000 tahun hingga memutih, kemudian dinyalakan lagi selama 1.000 tahun hingga menghitam, maka api neraka itu hitam lagi gelap.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih dari Sebulan, Probolinggo Terlama

57 tahun lalu

Cuaca Jakarta Minggu 14 Juni 2026, Antisipasi Hujan Ringan Sore Ini

57 tahun lalu

Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla hingga ISPA saat Kemarau Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal