Benarkah Cuaca Panas Terik Belakangan Ini karena Embusan Napas Neraka? Berikut Haditsnya

Kastolani Marzuki
Cuaca panas terik belakangan ini melanda sejumlah wilayah di Indonesia. (foto: ist)

"Dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah tersebut dapat mengoptimumkan penerimaan sinar matahari di permukaan bumi, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, dalam keterangannya, Minggu (8/5/2022).

Guswanto memastikan, suhu panas terik yang terjadi di wilayah Indonesia bukan fenomena gelombang panas. Dia mengutip, menurut WMO (World Meteorological Organization), gelombang panas atau heatwave adalah fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut dimana suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5°C atau lebih.

Wallahu A'lam Bishshawab.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih dari Sebulan, Probolinggo Terlama

57 tahun lalu

Cuaca Jakarta Minggu 14 Juni 2026, Antisipasi Hujan Ringan Sore Ini

57 tahun lalu

Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla hingga ISPA saat Kemarau Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal