Benarkah Cuaca Panas Terik Belakangan Ini karena Embusan Napas Neraka? Berikut Haditsnya

Kastolani Marzuki
Cuaca panas terik belakangan ini melanda sejumlah wilayah di Indonesia. (foto: ist)

"Dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah tersebut dapat mengoptimumkan penerimaan sinar matahari di permukaan bumi, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, dalam keterangannya, Minggu (8/5/2022).

Guswanto memastikan, suhu panas terik yang terjadi di wilayah Indonesia bukan fenomena gelombang panas. Dia mengutip, menurut WMO (World Meteorological Organization), gelombang panas atau heatwave adalah fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut dimana suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5°C atau lebih.

Wallahu A'lam Bishshawab.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
13 jam lalu

BMKG Deteksi 4.900 Titik Panas, 6 Wilayah RI Terancam Karhutla

15 jam lalu

Kemarau Panjang Segera Berakhir, BMKG Ungkap Hujan Deras Kembali Guyur RI Oktober-November

18 jam lalu

Suhu Dingin Bediding Meluas ke Bali hingga NTT, Bertahan sampai September

2 hari lalu

BMKG Ungkap Modifikasi Cuaca Tingkatkan Curah Hujan hingga 40 Persen saat Musim Kemarau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal