Bolehkah Menikah di Bulan Muharram? Bisa Mendatangkan Petaka?

Rilo Pambudi
Menikah di bulan muharram bolehkah?. (Foto: Freepik)

"Jika terdapat seorang  ahli nujum berkata serta meyakini semuanya itu adalah pengaruh dari Allah, Allah-lah yang membuat kebiasaan terhadap anggapan sesungguhnya hal itu akan terjadi demikian ketika demikian. Maka hal itu tidak masalah.

Lalu, dari mana kritikan itu datang, muncul atas seseorang yang percaya terhadap pengaruh bintang dan pengaruh makhluk. Mereka percaya jika ilmu bintang itu dapat mempengaruhi nasib baik dan buruk pernikahan". (Sayyid Abdurrahman al-Masyhur, Bughyah al-Mustarsyidin, Bairut: Dar al-Fikr, 1994 halaman: 337).

Bulan Muharram adalah Bulan Allah

Bulan Muharram juga disebut sebagai syahrullah al Asham yang berarti bulan Allah yang sunyi. Keistimewaan ini diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah RA, ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim)

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Apakah Boleh Niat Puasa Tasua dan Asyura di Pagi Hari karena Lupa? Begini Hukumnya

57 tahun lalu

Niat Puasa Tasua dan Asyura 2026, Teks Arab, Artinya dan Keutamaan

57 tahun lalu

10 Peristiwa Penting di Bulan Muharram, Nomor 4 Tonggak Sejarah Kalender Hijriah

57 tahun lalu

Teks Khutbah Jumat 19 Juni 2026 Singkat Penuh Hikmah: Pahala Hijrah di Bulan Muharram

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal