"Makanya tadi hakim menjelaskan kalau memang dia jujur tentu ada pertimbangannya. Saya sudah ngomong tadi kan? Yang kita nilai itu adalah bobot keterangannya. Kalau dia jujur mungkin hakim bisa menilai berdasarkan alat bukti yang ada," ujar Andre.
"Kalau jujur mungkin ada hal-hal yang meringankan. Kalau terbukti tadi bohong kan misalnya, kita konfrontir nanti sama saksi verbalisan kan, saksi polisi," katanya.
Andre menjelaskan potensi hukuman mereka diperberat apabila para terdakwa berbohong dalam memberikan kesaksian. Untuk mengunkap kebenaran, JPU akan memanggil penyidik yang dituduh melakukan pemerasan dan intmidasi.
JPU ingin mengkonfrontir keterangan enam terdakwa yang mengaku di intimidasi dengan kesaksian penyidik. "Karena enam-enamnya itu mengakui dari Asep kemudian ke Adrian, selanjutnya sampai akhirnya berlabuh ke Ammar. Makanya nantilah kita cross-check minggu depan," kata Andre.
"Saya rasa sangat penting sekali itu keterangan penyidik minggu depan. Mudah-mudahan lancar," ujarnya.