BKKBN Ajak Keluarga Indonesia Pahami Lansia, Ini Alasannya

Siska Permata Sari
Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo, SpOG(K). (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

Dalam webinar tersebut, hadir pula Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos), Dr Ir Harry Hikmat, MSi, yang membahas tentang ‘Kebijakan Rehabilitasi Sosial untuk Kesejahteraan Sosial’.

Selanjutnya juga Menteri Perikanan dan Kelautan periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti yang berbicara soal ‘Peran Keluarga Dalam Pendampingan Perawatan Jangka Panjang bagi Lansia’.

Tak ketinggalan juga informasi tentang kesehatan lansia dari Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo yang memaparkan tentang ‘Manajemen Stres pada Keluarga dalam Melakukan Pendampingan’.

Kemudian terakhir, ada Ketua Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) Dr dr Siti Setiati, SpPD-KGER, MEpid yang mengulas tentang ‘Mengenali dan Mencegah Penyakit pada Lansia dan Pelayanan Home Care’.

“Keluarga dan lansia perlu mengetahui perubahan perkembangan reproduksi yang dialami oleh lansia. Keluarga juga perlu membantu dalam menyediakan makanan bergizi, mendampingi lansia dalam melakukan pemeriksaan kesehatan, dan mendukung lansia dalam pengembangan hobi,” ujar dr Hasto saat pemaparan materi.

Hal yang sama dikatakan dr Siti Setiati bahwa penting untuk melibatkan lansia dalam berbagai aktivitas. Ini penting untuk menjaga kesehatan lansia, baik secara fisik dan mental.

“Sebanyak 40,64 persen lansia Indonesia masih tinggal bersama anak dan cucu, sehingga keluarga mempunyai peran penting untuk menjaga kesehatan lansia. Jagalah kesehatan fisik dan mental mereka dengan melibatkan mereka pada berbagai aktivitas, serta diskusi-diskusi dalam keluarga,” katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Resmikan Puskemas Matraman, Pramono Kagum Bertemu Lansia Rutin Gym

57 tahun lalu

Terungkap, Lansia Tewas Kebakaran di Cideng Jakpus karena Terjebak di Kamar Mandi

57 tahun lalu

Viral 585 Lansia Dipijat Serentak se-Indonesia, Endingnya Raih Rekor MURI!

57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal