Bagi Aisar, perjuangan untuk bangkit jauh lebih penting daripada membalas perlakuan orang lain.
Dia juga menyinggung dukungan yang selama ini diterimanya di Indonesia. Menurut Aisar, meski ada orang yang membencinya, masih banyak masyarakat Indonesia yang menerima kehadirannya.
“Ribuan orang membenciku tetapi aku percaya jutaan manusia di Indonesia senang dengan kehadiran diriku,” tulisnya.
“Aku cuman seorang anak dari negara Malaysia ingin berkongsi kebahagiaan di Indonesia,” katanya.
Sebelumnya, Aisar dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh sebuah agensi asal Indonesia. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan dan TPPU dengan sisa kewajiban yang disebut mencapai sekitar Rp5,7 miliar.