Nama yang disebut antara lain Jennifer Coppen, Kirana Larasati, dan Nope Novian. Selain itu, terdapat tokoh publik asal Bali berinisial AWK yang menurut Bionda juga ditemukan dalam materi promosi.
Bionda menilai keberadaan figur publik menjadi salah satu faktor yang membuat kliennya tertarik mengikuti penawaran perusahaan.
Meski demikian, penyebutan nama-nama tersebut belum membuktikan bahwa mereka mengetahui atau terlibat dalam dugaan penipuan. Klarifikasi diperlukan untuk mengetahui peran masing-masing pihak dalam kegiatan promosi tersebut.
6. Kuasa Hukum Telusuri Keberadaan WNA India
Selain menyoroti materi promosi, tim kuasa hukum pelapor mengungkapkan adanya warga negara asing (WNA) asal India dalam struktur kepengurusan perusahaan yang dilaporkan.
Menurut Bionda, direktur utama yang disebut dalam laporan berinisial JKR merupakan WNA India. Dia juga menyebut adanya komisaris berinisial NB yang merupakan WNI serta sejumlah WNA India lainnya.