Sarwendah dengan tegas membantah anggapan tersebut. Menurutnya, sejak awal ia tidak pernah melarang Ruben untuk bertemu anak-anak.
Ia justru meminta pihak Ruben melakukan koordinasi terkait waktu dan tempat pertemuan. Sarwendah mengatakan dirinya siap membawa anak-anak agar dapat bertemu dengan ayah mereka.
“Dari awal saya sudah bilang, saya tidak pernah melarang untuk ketemu anak-anak,” tegasnya.
Sarwendah kemudian menyinggung tudingan bahwa dirinya mendoktrin atau memengaruhi anak-anak dalam persoalan yang tengah berlangsung.
Ia bahkan mempersilakan pihak terkait menunjuk psikolog yang dianggap kompeten untuk berbicara langsung dengan anak-anak. Menurut Sarwendah, cara tersebut dapat menjadi pembuktian apakah dirinya pernah memengaruhi pandangan anak-anak terhadap Ruben atau tidak.