5 Fakta Penembakan Masjid Selandia Baru, Pelaku Serukan Bunuh Erdogan

Anton Suhartono
Brenton Tarrant (Foto: Facebook)

2. Polisi Selandia Baru Sempat Minta Muslim Tak ke Masjid

Awalnya polisi mengira hanya satu masjid yang menjadi sasaran, tapi ternyata ada dua. Apalagi, Tarrant beraksi dengan licin. Kondisi ini membuat suasana mencekam. Petugas sempat berpikir ada pelaku lain yang juga melakukan serangan serupa di masjid lain.

Untuk itulan Komisioner Polisi Mike Bush sempat memperingatkan umat Islam untuk tidak ke masjid dulu sampai situasi benar-benar dikendalikan.

Pascapenembakan, pelaku sempat berkeliaran sehingga memicu kekhawatiran ada korban dari kalangan penduduk sekitar. Seluruh sekolah di Chrischurch pun di lock down atau ditutup total.

3. Pelaku Siarkan Langsung Penembakan di Medsos

Seperti diketahui, Tarrant melakukan pembantaian brutal ini secara terang-terangan, bahkan dia menampilkan wajahnya dalam rekaman sebelum penembakan berlangsung. Video yang beredar di media sosial terdiri dari potongan-potongan adegan.

Berdasarkan sebagian cuplikan video, Tarrant menembak secara membabi buta di dalam ruang masjid. Bahkan korban yang sudah tak berdaya masih ditembak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

Program Peduli Masjid Terus Berlanjut untuk Kenyamanan Jemaah di Masjid Al Falah Srogol

Internasional
5 hari lalu

Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump

Internasional
8 hari lalu

Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka

Nasional
11 hari lalu

Program Peduli Masjid KEK MNC Lido City Berlanjut ke Masjid Nurul Huda Bogor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal