Akankah Serangan atas Fasilitas Minyak Arab Saudi Picu Perang Teluk Jilid 3?

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), tak lama setelah serangan mengatakan, negaranya bisa membalas serangan teroris.

Harga minyak melonjak 10 persen dalam perdagangan awal Asia pada Senin, di saat bersamaan Arab Saudi fokus untuk memulihkan produksi di fasilitas yang diserang.

Serangan drone pada Sabtu diarahkan kepada fasilitas Abqaiq dan Khurais. Abqaiq merupakan fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia, sementara Khurais yang berada di dekatnya merupakan penampungan ladang minyak raksasa.

Infrastruktur energi Saudi menjadi sasasran serangan pemberontak Houthi beberapa kali. Namun serangan pada Sabtu lalu merupakan yang terbesar, dampaknya menghentikan kiriman 5,7 juta barel minyak mentah per hari atau sekitar 6 persen dari pasokan dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, Kanada Protes

3 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

3 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

3 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal