Ancaman Konflik Laut China Selatan terhadap Kedaulatan Indonesia, Belajar dari Filipina

Anton Suhartono
China mengklaim sebagian besar perairan LCS melalui 9 garis putus-putus, termasuk perairan yang masuk zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia (Foto: Reuters)

Apakah China menerima putusan itu? Tentu saja tidak dan akan terus menjadi ancaman yang tak boleh disepelekan oleh negara-negara terdampak.

Meski luas wilayah ZEE Indonesia termasuk paling sedikit yang beririsan dengan klaim 9 garis putus-putus China, kewaspadaan tingkat tinggi harus terus diterapkan. Selain memegang prinsip NKRI harga mati dan tak akan melepas sejengkal wilayah pun, perairan yang diklaim China berada di Natuna. Wilayah itu kaya dengan sumber daya alamnya.

Mengambil Pelajaran dari Filipina

Berkaca pada pola dalam konflik antara China dan Filipina, Indonesia patut mengambil pelajaran. Sejak beberapa tahun terakhir kedua negara terlibat ketegangan, dimulai dengan pengerahan banyak kapal-kapal 'milisi nelayan' ke sekitar perairan sengketa Second Thomas Shoal dan Scarborough Shoal. Ada kecurigaan para milisi nelayan itu sudah dipersiapkan untuk menghadapi konflik di wilayah sengketa.

Kapal-kapal milisi nelayan itu mengambil ikan secara semena-mena di perairan sengketa hingga bersinggungan dengan nelayan lokal atau penegak hukum setempat.

Kemudian Pasukan Penjaga Pantai China muncul dengan arogan, mengintimidasi, bahkan berhadapan dengan penegak hukum setempat. Dalam kasus bentrok dengan Filipina, Penjaga Pantai China menggunakan cahaya laser dan menembakkan meriam air bertekanan tinggi ke kapal-kapal logistik yang membawa perbekalan untuk personel Angkatan Laut yang berjaga di wilayah terluar. Dalam satu kejadian pada Desember 2023, salah satu kapal yang ditembak ternyata dinaiki Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Romeo Brawner. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Wapres Filipina Sara Duterte Dituntut atas Tuduhan Mengancam Bunuh Presiden Marcos Jr

9 jam lalu

1 Kru WNI Tewas Ditembak Rudal Houthi, Kapal Hendak Menuju Pelabuhan Yaman

2 hari lalu

Gempa M7,6 Guncang Kolombia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

2 hari lalu

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bisa Terlihat di Indonesia? Ini Kata BMKG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal