Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

Tim iNews.id
Arab Saudi menutup pipa minyak strategis setelah diserang drone dari Irak, di tengah meluasnya konflik Timur Tengah dan naiknya harga minyak. (Foto: Dok. Eumetsat)

Pada Jumat, pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi mengatakan telah menyerang pejuang Houthi di kota pesisir strategis Mokha. Serangan itu dilakukan sehari setelah Houthi mengklaim telah menguasai seluruh garis pantai Laut Merah.

Arab Saudi mengatakan, penutupan pipa dilakukan sebagai langkah pencegahan. Keputusan tersebut diambil setelah citra satelit menunjukkan adanya tanah terbakar dan kepulan asap di sekitar lokasi serangan.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan serangan tersebut menyebabkan sejumlah orang terluka dan menimbulkan kerusakan. Tingkat kerusakan masih dalam proses penilaian.

Menurut laporan Reuters yang mengutip perusahaan pelacak kapal dan analis, pipa tersebut sebelumnya mengalirkan minyak setara sekitar 4-5 persen dari pasokan minyak global.

Arab Saudi untuk sementara memilih tidak melakukan tindakan balasan setelah mendapat permintaan dari Perdana Menteri Irak. Riyadh menyatakan akan mendukung upaya pemerintah Irak untuk mencegah serangan dari wilayah negaranya terhadap negara-negara tetangga.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

19 jam lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

1 hari lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

2 hari lalu

Liga Dunia Muslim Kecam Serangan terhadap Pipa Minyak Utama Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal