Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

Tim iNews.id
Arab Saudi menutup pipa minyak strategis setelah diserang drone dari Irak, di tengah meluasnya konflik Timur Tengah dan naiknya harga minyak. (Foto: Dok. Eumetsat)

Sumber-sumber lokal juga melaporkan pasukan pemerintah melancarkan serangan udara terhadap posisi Houthi di Provinsi Taiz, yang berada di sepanjang pantai Laut Merah, serta Provinsi Ibb yang berbatasan dengan Taiz.

Pada Sabtu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan sedikitnya 76.000 orang telah mengungsi di Yaman sejak Juli. Jumlah tersebut meningkat empat kali lipat dalam sepekan terakhir.

PBB memperingatkan terjadinya krisis pengungsian yang memburuk dengan cepat di Yaman.

"Seluruh keluarga terus berpindah, sering kali pada malam hari. Mereka tidak memiliki tempat yang aman untuk pergi... Mereka kelelahan. Sumber daya mereka telah habis. Sebagian besar melarikan diri hanya dengan pakaian yang mereka kenakan," kata PBB dalam pernyataannya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
22 jam lalu

Bengkak, Biaya Perang AS Lawan Iran Jadi Rp854 Triliun

1 hari lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Serukan Perbaiki Hubungan dengan Negara Timur Tengah

1 hari lalu

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei Desak AS Penuhi Tuntutan Iran untuk Akhiri Perang

2 hari lalu

Ini Hasil Pertemuan 3 Negara Pakta Pertahanan Makkah dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal