Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

Tim iNews.id
Arab Saudi menutup pipa minyak strategis setelah diserang drone dari Irak, di tengah meluasnya konflik Timur Tengah dan naiknya harga minyak. (Foto: Dok. Eumetsat)

"Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa mereka berhak mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan, melindungi fasilitasnya, serta memastikan keselamatan warga negara dan penduduknya," kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

Kantor Perdana Menteri Irak dalam pernyataannya mengatakan komandan operasi di Provinsi Maysan telah dicopot dari jabatannya setelah dipastikan serangan drone diluncurkan dari wilayah tersebut.

Maysan merupakan salah satu provinsi Irak yang berbatasan langsung dengan Iran.

Arab Saudi sebelumnya pernah melancarkan serangan bersama Amerika Serikat terhadap milisi yang didukung Iran di Irak setelah menuduh kelompok tersebut meluncurkan drone dari wilayah Irak untuk menyerang fasilitas minyak.

Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), yang beranggotakan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman, Qatar, dan Kuwait, turut mengecam serangan tersebut.

Sekretaris Jenderal GCC Jasem Mohamed Albudaiwi menyebut, serangan itu sebagai eskalasi berbahaya dan ancaman yang tidak dapat diterima terhadap keamanan Arab Saudi, integritas wilayah, serta fasilitas vital negara tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

19 jam lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

1 hari lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

2 hari lalu

Liga Dunia Muslim Kecam Serangan terhadap Pipa Minyak Utama Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal