"Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa mereka berhak mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan, melindungi fasilitasnya, serta memastikan keselamatan warga negara dan penduduknya," kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.
Kantor Perdana Menteri Irak dalam pernyataannya mengatakan komandan operasi di Provinsi Maysan telah dicopot dari jabatannya setelah dipastikan serangan drone diluncurkan dari wilayah tersebut.
Maysan merupakan salah satu provinsi Irak yang berbatasan langsung dengan Iran.
Arab Saudi sebelumnya pernah melancarkan serangan bersama Amerika Serikat terhadap milisi yang didukung Iran di Irak setelah menuduh kelompok tersebut meluncurkan drone dari wilayah Irak untuk menyerang fasilitas minyak.
Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), yang beranggotakan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman, Qatar, dan Kuwait, turut mengecam serangan tersebut.
Sekretaris Jenderal GCC Jasem Mohamed Albudaiwi menyebut, serangan itu sebagai eskalasi berbahaya dan ancaman yang tidak dapat diterima terhadap keamanan Arab Saudi, integritas wilayah, serta fasilitas vital negara tersebut.