Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

Tim iNews.id
Arab Saudi menutup pipa minyak strategis setelah diserang drone dari Irak, di tengah meluasnya konflik Timur Tengah dan naiknya harga minyak. (Foto: Dok. Eumetsat)

Sementara itu, Houthi dalam beberapa hari terakhir juga melakukan pergerakan cepat dan menguasai sebagian besar wilayah pesisir negara tersebut.

Kelompok itu mengeklaim telah menguasai Selat Bab al-Mandab, jalur strategis yang menjadi pintu masuk menuju Laut Merah dan Terusan Suez. Houthi mengatakan navigasi maritim tetap aman bagi semua perusahaan kecuali kapal-kapal Saudi.

Pasukan Yaman kemudian melakukan serangan balasan. Pada Jumat, juru bicara militer Majid al-Nuzaili mengatakan pasukannya menargetkan posisi Houthi di dalam dan sekitar Mokha.

Menurutnya, serangan tersebut menghancurkan sejumlah kendaraan dan senjata serta menewaskan sejumlah pejuang Houthi.

Mokha merupakan kota pesisir strategis di Laut Merah yang berada sekitar 80 km di utara Selat Bab al-Mandab. Houthi merebut kota tersebut pada Kamis, sehingga mendorong banyak warga mengungsi menuju Aden, tempat Dewan Kepemimpinan Presiden dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional bermarkas.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 jam lalu

Ini Hasil Pertemuan 3 Negara Pakta Pertahanan Makkah dengan Iran

5 jam lalu

Setelah Bidik Kabel Internet Bawah Laut Selat Hormuz, Iran Ancam Aset Politik AS

6 jam lalu

Houthi Serang 2 Kota Suci, Sheikh Sudais: Keamanan Makkah dan Madinah Garis Merah!

12 jam lalu

Aliansi Pakta Pertahanan Makkah Dekati Iran, Bahas Keamanan Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal