AS Tuduh China Ingin Berangus Hak Warga Hong Kong

Anton Suhartono
Mike Pompeo (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menuduh China memberangus hak warga Hong Kong dengan melarang mereka memperingati tragedi Lapangan Tiananmen.

Rencana peringatan tragedi berdarah yang terjadi pada 1989 itu muncul di tengah pemberlakuan undang-undang (UU) keamanan di Hong Kong.

"Jika ada keraguan tentang keinginan Beijing, itu untuk menyangkal suara dan pilihan warga Hong Kong, menjadikannya sama seperti penduduk di (China) daratan," kata Pompeo, dalam cuitan, dikutip dari AFP, Selasa (2/6/2020).

Sebelumnya Departemen Luar Negeri AS juga menyuarakan kekecewaan atas larangan tesebut.

"Kami mendesak pihak berwenang Hong Kong mengizinkan warga agar bisa menggelar peingatan dengan damai bagi para korban Partai Komunis China," kata Juru Bicara Deplu, Morgan Ortagus.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
8 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal