AS Tuduh China Ingin Berangus Hak Warga Hong Kong

Anton Suhartono
Mike Pompeo (Foto: AFP)

Otoritas Hong Kong selalu melarang peringatan tragedi Tiananmen yang merupakan simbol perjuangan demokrasi di negara Komunis itu.

Namun kali ini larangan juga disertai dengan alasan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Ini merupakan kelanjutan dari konflik AS dan China terkait rencana pemberlakuan UU keamanan yang sudah mendapat persetujuan dari parlemen.

Pekan lalu Pompeo mengatakan di mata hukum AS, Hong Kong bukan lagi wilayah yang mendapat otonomi dari China.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam menuduh AS memberlakukan standar ganda. Dia mengaitkan dengan perintah Presiden Donald Trump untuk mengerahkan tentara dalam menghadapi demonstran terkait pembunuhan pria kulit hitam George Floyd.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

5 hari lalu

Bos ByteDance Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya di Asia, Ungguli Gautam Adani

9 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

10 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal