Bukan Hanya Mahathir, Ratusan Orang Laporkan Anwar Ibrahim ke Polisi terkait Perjanjian Dagang dengan AS

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim menghadapi tekanan publik setelah ratusan warga dan entitas Malaysia melaporkannya ke polisi terkait perjanjian dagang dengan AS (Foto: Bernama)

Isu Bumiputera Picu Kekhawatiran Publik

Di antara tuduhan paling sensitif adalah klaim bahwa perjanjian ini dapat mengikis hak-hak istimewa bumiputera, sebutan untuk warga pribumi, dalam perdagangan. Mahathir mengatakan manfaat yang diterima bumiputera tidak dapat diterapkan pada barang atau layanan dari AS, sehingga berpotensi memberi keuntungan setara bagi perusahaan Amerika.

Pernyataan ini memicu reaksi keras dari sebagian masyarakat, terutama kelompok nasionalis Melayu dan organisasi masyarakat sipil yang kemudian ramai-ramai membuat laporan polisi terhadap Anwar.

Bentuk Ketidakpercayaan atau Tekanan Politik?

Sebelum Mahathir mengajukan laporan ke polisi pada Selasa (2/12/2025), gelombang aduan baru terus berdatangan dari berbagai daerah di Malaysia. Individu, kelompok aktivis, dan beberapa organisasi non-pemerintah ikut melaporkan Anwar dengan tuduhan pelanggaran konstitusi.

Jumlah laporan yang menembus angka 100 lebih dalam hitungan hari menunjukkan isu ART telah berubah menjadi badai politik nasional, membayangi program ekonomi yang sedang dijalankan pemerintahan Anwar.

Polemik Terus Bergulir

Sementara pemerintah berupaya meredam keresahan publik, Mahathir dan para pelapor menuntut penyelidikan penuh atas tindakan Anwar. Kepolisian kini berada di tengah tekanan politik besar untuk menindaklanjuti ratusan laporan tersebut.

Perjanjian yang awalnya dimaksudkan untuk memperkuat hubungan ekonomi Malaysia-AS justru memicu krisis kepercayaan dan menjadi ujian berat bagi kepemimpinan Anwar Ibrahim.

Dengan jumlah laporan yang terus bertambah, kontroversi ART tampaknya masih jauh dari kata selesai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

10 jam lalu

Nah, Rusia Ungkap Kemungkinan Rencana AS Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Iran

10 jam lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

13 jam lalu

Fantastis! Iran Tembak Jatuh 45 Drone MQ-9 Reaper AS Selama Perang, Nilainya Rp23 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal