China Tindak Keras Minoritas Muslim yang Jalani Puasa Ramadan

Nathania Riris Michico
Seorang muslim saat sedang berdoa di masjid di Beijing. (FOTO: GREG BAKER / AFP))

ABC News menemukan posting-an dan pemberitahuan di berbagai situs pemerintah yang berasal dari 2014 dan 2015 yang melarang tradisi puasa dan Ramadan, dan memperingatkan bahwa setiap restoran yang tutup selama Ramadan berisiko kehilangan lisensi.

Situs-situs pemerintah itu tampaknya tidak memiliki postingan terbaru yang melarang puasa dan salat, namun menurut para aktivis, larangan tak resmi bagi pelajar dan pejabat pemerintah tetap diberlakukan di seluruh China.

Tindakan keras terhadap kebebasan beragama di rumah juga meningkat selama beberapa tahun terakhir.

Meski ada pembatasan ketat di lembaga pemerintah di seluruh China selama 2014 dan 2015, Erkin mengatakan keluarga masih diberi kebebasan beragama di rumah.

"Ayah saya, yang adalah seorang pengusaha dan tidak memiliki koneksi ke Pemerintah, dulu bisa berpuasa di rumah tanpa batasan," kata Erkin.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

 Kerajaan Arab Saudi Beri 100 Ton Kurma Premium untuk RI jelang Ramadan

Nasional
1 hari lalu

Pramono Jamin Harga Pangan Aman saat Ramadan: Cadangannya Mencukupi

Megapolitan
2 hari lalu

Pramono Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai saat Ramadan

Nasional
2 hari lalu

Temukan Permainan Harga, Mentan Perketat Penjualan Sapi Hidup jelang Ramadan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal