China Tindak Keras Minoritas Muslim yang Jalani Puasa Ramadan

Nathania Riris Michico
Seorang muslim saat sedang berdoa di masjid di Beijing. (FOTO: GREG BAKER / AFP))

Sasaran utama pengawasan dan penahanan adalah etnis Uighur, salah satu dari beberapa minoritas Muslim yang tinggal di China yang berjuang untuk merdeka dari China di masa lalu.

Meski ada pengawasan dan beberapa pembatasan pada praktik keagamaan di wilayah lain di China, Aileen, yang kini menjadi penduduk Australia, mengatakan keluarganya di Gansu masih diizinkan untuk berpuasa dan berdoa.

Tetapi di Provinsi Xinjiang, semua Muslim mengalami penahanan dan larangan praktik keagamaan.

Kampanye balas dendam

Di Xinjiang, Erkin mengatakan ancaman penangkapan menciptakan iklim ketakutan di mana orang-orang menutup diri dari aktivitas keagamaan dan terlalu takut untuk berpuasa di rumah mereka sendiri.

Aktivis di seluruh dunia menyerukan gerakan #FastFromChina sebagai balasan atas larangan itu, menyerukan umat Islam dan pendukung hak asasi manusia untuk menahan diri dari membeli produk-produk China untuk mendukung minoritas Muslim China yang tertindas.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lebih Hilang

5 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

8 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

8 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal