Dokter di Pusat Wabah Covid-19: Terlalu Lelah, Takut Terinfeksi, Pakai Popok Tiap Hari dan Ketakutan

Nathania Riris Michico
Ilustrasi dokter yang menangania wabah virus korona. (FOTO: Ted ALJIBE / AFP)

Seorang dokter di rumah sakit besar di Wuhan juga menyebut semua rekannya yang menangani pasien positif virus korona sangat kelelahan.

"Mereka kelelahan," katanya, kepada AFP.

Salah satu rekannya, misalnya, bekerja di sebuah klinik yang menerima 400 pasien dalam waktu delapan jam.

"Banyak yang berurusan dengan pasien yang mati sangat cepat, yang belum berhasil mereka selamatkan," katanya.

"Mereka memiliki banyak tekanan," kata dokter itu.

Banyak warga Wuhan juga khawatir, kata dokter di klinik komunitas.

Dia dan rekan-rekannya menerima telepon dari anggota masyarakat yang tertekan, beberapa di antaranya terlalu takut untuk meninggalkan rumah mereka.

"Anda dapat mendengar panggilan mereka meminta bantuan, tetapi tangan Anda terikat," kata dokter itu, menggambarkan keluarga tempat pasien terjebak di rumah tanpa perawatan medis.

"Tidak ada yang bisa kita lakukan."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Nah, Trump Sebut Dewan Perdamaian Gaza Bisa Gantikan PBB

Internasional
4 hari lalu

Kanada Sepakat Pangkas Tarif Kendaraan Listrik China Jadi 6,1 Persen

Internasional
8 hari lalu

China Tak Terima Dikaitkan dengan Ambisi Trump Merebut Greenland

Nasional
12 hari lalu

Geram! Purbaya bakal Gerebek Perusahaan Baja China yang Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal