Dokter di Pusat Wabah Covid-19: Terlalu Lelah, Takut Terinfeksi, Pakai Popok Tiap Hari dan Ketakutan

Nathania Riris Michico
Ilustrasi dokter yang menangania wabah virus korona. (FOTO: Ted ALJIBE / AFP)

Setiap dokter atau perawat menggunakan dua hingga empat masker setiap hari, jelasnya.

"Konsumsi masker di rumah sakit sangat besar," kata dia, menekankan.

"Mereka kekurangan masker."

Para dokter juga dipaksa mengenakan pakaian hazmat darurat, yang tidak memiliki perlindungan yang memadai terhadap virus korona.

Xu Yuan (34) yang tinggal di AS menyumbangkan 5.000 dolar bantuan untuk pengadaan alat pelindung kepada mantan teman sekelasnya yang bekerja di rumah sakit Wuhan.

"Begitu dia memakainya, (jas) itu retak karena terlalu kecil untuknya," katanya, sambil menggambarkan seorang temannya di Wuhan -yang juga dipaksa mengenakan jas hazmat yang sama selama lima hari.

"Setiap hari, dia mendisinfeksi (jas) setelah digunakan," katanya, kepada AFP.

"Dia bilang itu mungkin tidak berguna, tapi masih lebih baik daripada tidak sama sekali."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lebih Hilang

6 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

9 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

9 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal