Imbas Kudeta Militer, Anak Pejabat Myanmar di Luar Negeri Jadi Sasaran Protes

Djairan
Perempuan asal Myanmar, Susu San, yang melakukan protes sendirian di depan rumah sakit di kota kecil Mackay, Mackay Base Hospital, Australia, 6 Maret lalu. (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id – Lebih dari 224 demonstran penolak kudetaMyanmar tewas ditembak aparat keamanan sejak kudeta 1 Februari lalu. Hal itu membuat berbagai pihak melontarkan kecaman kepada junta militer dan pejabat lainnya, termasuk keluarga mereka yang berada di luar negeri.

Seperti yang dilakukan oleh perempuan asal Myanmar, Susu San, yang melakukan protes sendirian di depan rumah sakit di Australia tempat putra jaksa agung Myanmar bekerja sebagai dokter. Dia bertekad untuk memberi tahu junta militer dan pejabat lainnya bahwa anak-anak mereka pun akan ikut diburu.

Insinyur kelistrikan berusia 33 tahun itu mengenakan pakaian olahraga berwarna merah muda, dan melakukan perjalanan 1.500 km dari ujung utara Queensland ke sebuah rumah sakit di kota kecil Mackay, Mackay Base Hospital.

Sesampai di lokasi, San berdiri di depan rumah sakit dengan memegang karton bertuliskan ‘bebaskan Aung San Suu Kyi’, pemipimpin yang digulingkan. Dia juga mengangkat satu tangan dengan penghormatan tiga jari mengarah ke langit.

“Mereka (keluarga junta militer) mengira tak tersentuh. Ini adalah cara untuk memberdayakan semangat rakyat kami, bahwa tidak ada yang bisa lepas dari pelanggaran hukum dan kebrutalan,” kata San, seperti dilaporkan Reuters, Jumat (19/3/2021).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

19 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

21 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

1 bulan lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal