Inggris Bakal Masukkan Hamas dalam Daftar Organisasi Teroris, Susul AS dan Uni Eropa

Ahmad Islamy Jamil
Sayap militer Hamas, Brigade Izz al-Din al-Qassam. (Foto: AP)

Seorang pejabat Hamas di Gaza mengatakan, pihaknya akan menunggu sampai pengumuman resmi dari Inggris sebelum mengeluarkan tanggapan atas isu tersebut.

Hamas didirikan pada 1987. Organisasi itu menentang keberadaan Israel, dan menentang perundingan damai dengan zionis. Hamas juga menganjurkan “perlawanan bersenjata” terhadap pendudukan zionis atas wilayah Palestina.

Konflik besar terakhir yang melibatkan Israel dan Hamas terjadi pada Mei lalu. Dalam pertempuran selama 11 hari, sedikitnya 250 orang di Gaza tewas akibat serangan udara Israel. Di antara para korban itu terdapat 66 anak-anak. 

Sementara, para pejabat Israel mengklaim ada 13 warganya yang tewas oleh roket-roket yang dilancarkan Hamas ketika itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Drama Pembajakan Pesawat Tujuan Israel, Saudi Larang Pesawat Militer Zionis Masuki Wilayahnya

2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

Netanyahu Sebut Musuh-Musuh Akan Serang Israel Jelang Pemilu Oktober

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal