Ironis, Pemerintahan Junta Myanmar Janji Lindungi Rakyat padahal Bunuh 328 Warga Sipil

Anton Suhartono
Min Aung Hlaing (Foto: Reuters)

NAYPYITAW, iNews.id - Myanmar menggelar parade militer memperingati Hari Angkatan Bersenjata, Sabtu (27/3/2021). Pada kesempatan itu, pemimpin junta militer Min Aung Hlaing berjanji melindungi rakyat dan berjuang untuk demokrasi.

Pernyataannya itu merupakan ironi, pasalnya 328 warga sipil tewas sejak kudeta menggulingkan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu.

Min Aung Hlaing juga menegaskan janjinya untuk menggelar pemilihan umum meski tidak memberikan tanggal pastinya.

"Tentara berusaha untuk bergandengan tangan dengan seluruh bangsa untuk menjaga demokrasi," kata Min, seraya menambahkan pihak berwenang berupaya memulihkan keamanan di penjuru negeri, seperti dikutip dari Reuters.

Dia juga mengatakan, tuntutan yang disampaikan dengan kekerasan dan mengganggu stabilitas keamanan tidak tepat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Warga Rusia Ditangkap karena Rekam Demo di Wamena, Imigrasi: Tak Sesuai Visa Wisata

19 jam lalu

Rusia Gandeng RI Kerja Sama Sektor Industri, Jajaki Teknologi Drone hingga Robot Bawah Air

3 hari lalu

Serangan Udara Hantam Biara di Myanmar, 14 Lansia sedang Meditasi Tewas

5 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

12 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal