Istri Polisi Siksa Pembantu Selama 10 Bulan hingga Tewas, Dituntut Penjara Seumur Hidup

Djairan
Ilustrasi jenazah korban penyiksaan. (Foto: AFP)

Siksaan demi siksaan yang diderita Piang di bulan terakhir hidupnya terekam jelas di kamera pengawas (CCTV) yang dipasang Gaiyathiri dan suaminya, Kevin Chelvam (41) di berbagai sudut kediaman mereka di Bishan, Singapura. Sedianya, CCTV itu untuk memantau kegiatan sang pembantu dan kedua anak mereka.

Ibu Gaiyathiri, Prema S Naraynasamy (61), yang kerap tinggal di rumah anak dan menantunya itu, juga terlihat dalam rekaman penyiksaan tersebut. Baik Chelvam maupun Prema juga sama-sama didakwa terkait luka-luka di tubuh korban. Kasus mereka sedang menunggu sidang pengadilan.

The Straits Times melansir, Rabu (24/2/2021), jaksa mengatakan bahwa Piang punya seorang putra berusia 3 tahun di Myanmar. Perempuan muda itu terpaksa bekerja di luar negeri untuk pertama kalinya demi menghidupi keluarganya di kampung. Selama bekerja sebagai pembantu di Singapura, dia tidak diizinkan memiliki ponsel ataupun menikmati waktu libur.

Gaiyathiri tidak senang dengan penampilan pembantunya itu dan menganggap Piang bekerja sangat lambat. Dia juga mengatakan, Piang tidak bersih dan makan terlalu banyak. Gaiyathiri selalu berteriak ketika merasa Piang tidak mematuhi perintahnya, dan sang majikan pun mulai melakukan kekerasan fisik pada perempuan Myanmar itu pada Oktober 2015.

Rekaman CCTV menunjukkan, Gaiyathiri menuangkan air dingin ke tubuh Piang; menampar, mendorong, meninju, menendang, dan menginjaknya di lantai. Dia juga memukuli Piang dengan botol plastik atau sendok logam; menjambak rambutnya, bahkan; menempelkan besi panas hingga mencekiknya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Konsultan Ungkap Perbedaan Sistem Pendidikan Singapura dan Indonesia terkait Suket Gibran, Apa Saja?

5 hari lalu

Bahlil Larang Ekspor SDA Transit, Minta Langsung Dikirim ke Negara Tujuan

5 hari lalu

Kasus Pembunuhan Bayi di Toilet Pasar Kebayoran Lama, Polisi: Tak Ada Alasan Khusus Pilih Korban

8 hari lalu

Bahlil soal Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura: Kebutuhan Domestik Jadi Prioritas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal