Joe Biden Kembali Tegaskan AS Tak Akan Dukung Kemerdekaan Taiwan

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

Dalam pandangan Barat, Taiwan dipandang sebagai negara demokrasi yang sukses sejak mengadakan pemilihan presiden langsung pertama pada 1996. 

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengucapkan selamat kepada Lai Ching Te atas kemenangannya. Diplomat top AS itu juga mengatakan negaranya berkomitmen untuk menjaga perdamaian dan stabilitas lintas selat, serta penyelesaian perbedaan secara damai, bebas dari paksaan dan tekanan.

Biden telah berupaya memperlancar hubungan dengan China, termasuk setuju untuk membicarakan perbedaan pendapat mengenai masalah keamanan pada pertemuan puncak di California dengan Presiden Xi Jinping pada November lalu.

Pada 2016, China murka ketika Presiden terpilih Donald Trump berbicara melalui telepon dengan Presiden Taiwan kala itu, Tsai Ing Wen. Peristiwa itu menjadi percakapan pertama antara para pemimpin AS dan Taiwan sejak Presiden Jimmy Carter mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taiwan ke China pada 1979.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
24 jam lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
1 hari lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Internasional
1 hari lalu

Pejabat Militer AS Akui Ketangguhan Iran, Masih Bisa Membalas dan Gelar Serangan Asimetris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal