Kim Jong Un Minta Maaf, Korsel Desak Korut Selidiki Penembakan Pejabat di Perbatasan

Anton Suhartono
Moon Jae In (Foto: AFP)

Gedung Biru menyatakan, Korsel meminta penyelidikan digelar bersama karena laporan dari Korut tentang insiden tersebut berbeda dengan apa yang didapat intelijen Seoul.

"Kami memutuskan untuk meminta Korea Utara melakukan penyelidikan tambahan dan juga meminta penyelidikan bersama jika diperlukan," kata Gedung Biru, seperti dikutip dari Associated Press, Sabtu (26/9/2020).

Disebutkan pula Korsel akan segera mengambil tindakan untuk memperkuat pengawasan di perairan lepas pantai barat untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.

Penjaga pantai Korsel mengerahkan puluhan kapal dan ratusan petugas untuk mencari korban di perairan dekat perbatasan laut untuk mencari korban.

Korsel menuduh pasukan Korut menembak pria itu dengan tuduhan mencoba membelot. Bukan hanya itu, jenazah korban lalu dibakar dan dibiarkan mengambang di laut.

Setelah penemuan jenazah, Korsel mengecam Korut dengan menyebutnya sebagai tindakan kejam dan mendesak agar menghukum mereka yang bertanggung jawab.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

3 hari lalu

Wow, Eks Presiden dan Ibu Negara Korsel Dapat Sumbangan Rp29 Miliar sejak Setahun Dipenjara

5 hari lalu

KCCI Ingin Kenalkan Lagu Korea Era 90-an ke Indonesia, Siapkan Kompetisi Trot dan Dangdut

5 hari lalu

Juri Kompetisi Chef Luvita Ho Ungkap Rahasia Dessert Korea-Indonesia yang Harmonis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal